• Privacy Policy

Education Center

Education Center blog merupakan salah satu dari sekian banyak blog yang menyajikan berbagai informasi, dalam hal itu Education Center blog turut serta menyumbang informasi supaya dapat menambah wawasan kita semua

  • Home
  • Artikel
    • hukum menggambar binatang
    • Perbedaan antara log off dan lock
    • Cara menghilangkan jejak file yang pernah dibuka
  • Makalah
    • Makalah
  • Resep Masakan
    • Resep masakan
  • Humor
    • Cerita Lucu
  • Do'a-Do'a
    • DKumpulan do'a-do'a
  • kesehatan
    • Menurunkan Berat Badan
    • Memutihkan Wajah
Home » makalah » perkembangan agama pada remaja

perkembangan agama pada remaja

Unknown
Add Comment
makalah
Selasa, 14 Mei 2013


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pada hakikatnya masa remaja yang utama adalah masa menemukan diri,meneliti sikap hidup yang lama dan mencoba-coba yang baruuntuk jadi pribadi yang dewasa. Lebih jauh Elizabeth B. Hurlock menjelaskan bahwa masa remaja merupakan periode peralihan, sebagai usia bermasalah, masa mencari identitas, masa yang tidak realistik serta sebagai ambang masa depan[1].
Dalam pembagian tahap perkembangan manusia, maka masa remaja menduduki tahap progresif. Dalam pembagian yang sedikit terurai masa remaja mencakup masa Juvenilitas (adolescantium), pubertas, dan nubilitas. Sejalan dengan perkembangan jasmani dan rohaninya, maka agama pada para remaja turut dipengaruhi perkembangan itu. Artinya penghayatan para remaja terhadap ajaran agama dan tindak keagamaan yang tampak pada para remaja banyak berkaitan dengan faktor perkembangan tersebut[2].
Dalam makalah ini kami akan membahas tentang perkembangan keagamaan pada remaja tersebut.
B.     Rumusan Masalah
1.      Faktor apa sajakah yang mengindikasi perkembangan beragama pada remaja?
2.      Bagaimana sikap remaja dalam beragama?



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Faktor-Faktor Perkembangan Beragama pada Remaja
Masa remaja merupakan masa peralihan yang dilalui oleh seorang anak menuju masa kedewasaannya, atau dapat dikatakan bahwa masa remaja adalah perpanjangan masa anak-anak sebelum mencapai masa dewasa. Perkembangan anak pada masa remaja dipengaruhi oleh perkembangan jasmani dan rohaninya. Artinya
Ada beberapa faktor yang mengindikasikan perkembangan beragama pada masa remaja, antara lain :
Ø  Pertumbuhan Fikiran dan Mental
Ide dan dasar keyakinan agama yang diterima remaja pada masa anak-anak, sudah tidak begitu menarik lagi bagi mereka. Mereka sudah mulai memiliki sifat kritis terhadap ajaran agama, mereka juga mulai tertarik pada masalah kebudayaan, sosial, ekonomi, dan norma-norma kehidupan lainnya di samping masalah agama. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan pikiran dan mental remaja mempengaruhi keagamaan mereka.
Ø  Perkembangan Perasaan
Pada masa remaja, berbagai perasaan berkembang. Pada masa ini, perasaan sosial, etis, estetis, mendorong remaja untuk menghayati perihidupan yang terbiasa dalam lingkungan kehidupan agamis, dan cenderung mendorong dirinya untuk lebih dekat ke arah hidup agamis. Namun sebaliknya, bagi remaja yang kurang mendapat pendidikan dan siraman ajaran agama akan lebih mudah didominasi dorongan seksual.
Ø  Pertimbangan Sosial
Perkembangan pada masa remaja ditandai juga oleh adanya pertimbangan sosial. Di dalam kehidupan keagamaan mereka timbul konflik antara pertimbangan moral dan material. Remaja sangat bingung menentukan pilihan itu. Pada masa ini jiwa remaja cenderung bersikap materialis, karenan memang kehidupan duniawi lebih dipengaruhi oleh kepentingan materi. Remaja pada masanya banyak berpikir masalah keuangan, kesejahteraan, kebahagiaan, kehormatan diri, dan berbagai masalah kesenangan pribadi lainnya. Masalah akhirat dan masalah soaial juga dipikirkan namun tidak seperti kecenderungannya terhadap soal keduniawian.
Ø  Perkembangan Moral
Pada masa remaja, aspek moral mengalami perkembangan yang bertitik tolak dari rasa berdosa dan usaha untuk mencari proteksi. Moral para remaja memiliki beberapa tipe, antara lain : Self  directive, adaptive, submissive, unadjusted, dan deviant.
Ø  Sikap dan Minat
Sikap dan minat remaja terhadap masalah keagamaan boleh dikatakan sangat kecil. Dari hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh Howard Bell dan Ross terhadap 13.000 remaja di Maryland bahwa sikap dan minat remaja dalam masalah ekonomi, keuangan, material, memiliki kecenderungan yang besar dibandingkan dengan sikap dan minatnya terhadap masalah keagamaan. Umumnya remaja yang memiliki kecenderungan terhadap masalah keagamaan itu tergantung atau berangkat dari kebiasaan di masa kecil serta lingkungan agama yang mempengaruhi mereka. Oleh karena itu apabila masa kecil anak mendapatkan perhatian yang lebih terhadap masalah keagamaan, maka hal ini sangat berperan terhadap perkembangan keagamaan dimasa remajanya.
Ø  Ibadah
Menurut Ross dan Oskar Kupky mengenai pandangan remaja terhadap ajaran agama dan ibadah adalah 17% mengatakan bahwa sembahyang bermanfaat untuk berkomunikasi dengan Tuhan, sedangkan 26% menganggap bahwa sembahyang hanyalah sebagai media untuk bermeditasi.[3]
B.     Sikap Remaja dalam Beragama
Perkembangan jiwa keagamaan yang ditimbulkan oleh remaja karena pengaruh perkembangan dirinya itu dapat dilihat lewat pengalaman dan ekpresi keagamaan yang tercemin lewat sikap keagamaannya, antara lain sebagai berikut:
1)      Percaya secara ikut ikutan
Kebanyakan remaja percaya kepada tuhan dalam menjalankan ajaran agamanya karena terdidik dalam lingkungan beragama,karena ibu dan bapak nya selalu ada dekat di sekelilingnya melaksanakan ibadah,maka mereka ikut melaksanakan ibadah dan mempecayai ajaran-ajaran agama sekedar mengikuti suasana lingkungan dimana ia hidup.mereka seolah-olah adaptik,tidak ada perhatian untuk meningkatkan agama dan tidak mau aktif dalam kegiatan-kegiatan agama.
Percaya secara ikut ikutan ini biasanya dihasilkan oleh didikan agama dengan cara sederhana yang di dapat dalam keluarga dan lingkungan nya.Namun demikian kondisi seperti ini hanya berlangsung pada remaja awal (usia 13-16 tahun), sesudah masa remaja awal, kepercayaan remaja berkembang kepada cara yang lebih kritis dan sadar sesuai dengan perkembangan psikisnya.
2)      Percaya dengan kesadaran
Perkembangan psikis dan pertumbuhan fisik yang sedang di alami remaja pada umumnya menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan dan juga gangguan–gangguan, terjadinya perubahan-perubahan dan gangguan-gangguan itu melahirkan timbulnya kegelisahan, kecemasan, ketakutan bercampur aduk dengan rasa bangga dan kesenangan serta bemacam-macam pikian dan khayalan sehingga timbul daya tarik bagi remaja untuk memperhatikan dan memikirkan dirinya sendiri.
Semangat keagamaan remaja dimulai dengan melihat kembali tentang masalah-masalah keagaman yang mereka miliki semenjak kecil.semangat seperti itu bias bersifat positif, yaitu remaja berusaha menghindari ajaran agama yang bercampur dengan bid’ah dan khufarat.mereka melihat agama dengan memandang yang kritis, sehingga kadang-kadang mereka memberontak dengan adat kebiasan yang ada dalam masyarakat yang di pandang mereka kurang masuk akal.
3)      Percaya tapi agak ragu-ragu (bimbang)
Keragu-raguan remaja terhadap agamanya dapat dibagi menjadi dua yaitu:
a.       Keraguan disebapkan adanya kegoncangan dalam jiwanya karna terjadinya proses perubahan dalam diri pribadinya, maka keraguan seperti ini dianggap suatu kewajaran.
b.      Keraguan yang disebabkan adanya kontradiksi antara kenyataan-kenyataan yang dilihatnya dengan apa yang diyakininya sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki .keraguan tersebut antara lain karena adanya pertentangan ajaran agama dengan ilmu pengetahuan,antara nilai moral dengan kelakuan manusia  dalam realitas kehidupan,antara nilai-nilai agama dengan perilaku tokoh-tokoh agama, seperti guru, ulama, pemimpin, orang tua, dan sebagainya.
4)      Tidak percaya dan cenderung atheis
Perkembangan kea ah tidak pecaya kepda tuhan meupakan proses kelanjutan dan kebimbangan yang dialami oleh remaja. Kalau keraguan remaja sudah memuncak dan sudah tidak dapat diatasi lagi, maka bias berakibat fatal, bias mengakibatkan mereka tidak pecaya lagi kepada Tuhan(atheis). Kebimbangan umumnya tejadi bagi emaja yang beusia antara 17-20 tahun.[4]

BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Dari pembahasan makalah di atas maka dapat disimpulkan bahwa :
1.      Potensi beragama pada remaja sebenarnya ada sejak dilahirkannya dan itu merupakan fitrahnya namun tinggal bagaimana remaja tersebut mengembangkan potensi yang dimilikinya. Perkembangan agama yang dilalui mulai dari sejak kecil sampai pada perkembangan dan pertumbuhan fikiran dan mentalnya, perkembangan perasaan, pertimbangan sosial, perkembangan moral, sikap dan minat, serta pandangan remaja terhadap ibadah. Dari perkembangan tersebutlah seorang remaja dapat menghayati ajaran agama yang diperoleh dan amal keagamaan yang seharusnya dilakukan.
2.      Sikap beragama pada remaja antara lain sebagai berikut :
a.       Percaya secara ikut ikutan
b.      Percaya dengan kesadaran
c.       Percaya tapi agak ragu-ragu (bimbang)
d.      Tidak percaya dan cenderung atheis

B.     SARAN
Demikianlah makalah yang dapat kami susun, semoga bermanfaat untuk kita semua dan pastinya makalah ini jauh dari kesempurnaan, maka dari itu kami mohon partisipasinya untuk memberi saran dalam menelaah makalah ini lebih jauh.




DAFTAR PUSTAKA

Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta : PT Raja Grafindo persada

Sururin. 2004.  Ilmu Jiwa Agama.  Jakarta : PT Raja Grafindo persada

Panuju, Panut dan Ida Umami. 1999. Psikologi Remaja. Yogyakarta : Tiara Wacana Yogya


[1] Sururin, Ilmu Jiwa Agama, Jakarta (PT Raja Grafindo persada : 2004) hlm 63
[2] Jalaluddin, Psikologi Agama, Jakarta (PT Raja Grafindo persada : 2009) hlm74
[3] Jalaluddin, Psikologi Agama, Jakarta (PT Raja Grafindo persada : 2009) hlm 74-77
[4] Sururin, Ilmu Jiwa Agama, Jakarta (PT Raja Grafindo persada : 2004) hlm 72-79
Tweet
Title : perkembangan agama pada remaja
Description : BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Pada hakikatnya masa remaja yang utama adalah masa menemukan diri,meneliti sikap hidup ya...
Rating : 5

0 Response to "perkembangan agama pada remaja"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
  • Beranda
Photobucket

MENGENAI SAYA

Unknown
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • artikel (8)
  • Do'a (1)
  • Humor (2)
  • makalah (15)
  • puisi (1)
  • Resep Masakan (2)
  • soal (2)
Back to top!
Copyright 2013 Education Center - All Rights Reserved Design by Jaka Pentol - Powered by Blogger